LIMA
KABUPATEN GELAR PELATIHAN PL UPK BERSAMA
Bertempat di Hotel City Kendari,
kabupaten yang memiliki Pendamping Lokal (PL) UPK menggelar pelatihan secara
bersama-sama. Kabupaten tersebut adalah,
Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten
Kolaka dan Kabupaten Buton. Pelatihan
ini berlangsung selama lima hari efektif pada tanggal 15-20 Desember 2014. Kegiatan tersebut merupakan salah satu
kegiatan peningkatan kapasitas kepada PL UPK pada PNPM Mandiri Perdesaan,
diikuti oleh 15 orang peserta yang berasal dari Kecamatan Moramo, Kecamatan
Konda, Kecamatan Landono, Kecamatan Mowila, Kecamatan Tinanggea, Kecamatan
Abuki, Kecamatan Tirawuta, Kecamatan Ladongi, Kecamatan Wundulako, Kecamatan
Tanngetada, Kecamatan Samaturu, Kecamatan Mawasangka, Kecamatan Lakudo,
Kecamatan GU dan Kecamatan Pasar Wajo.
Materi pelatihan ini penajamannya kepada TUPOKSI PL UPK sebagai seorang
kader pemberdaya yang memiliki idiologi dalam memahami dan menjalankan
kebijakan serta mekanisme dana bergulir, mampu melakukan penguatan pengelolaan
dana bergulir dan penguatan pada kelompok dari sisi organisasi dan usaha
kelompok. Sumber dana kegiatan ini
berasal dari Dana Operasional Kegiatan (DOK) PNPM Mandiri Perdesaan Tahun
Anggaran 2014, meski hanya dilaksanakan
dengan dua orang panitia (Rasdi S. dan Muh. Syamsudin) namun pelatihan ini
dapat berjalan dengan baik. Pembukaan
pelatihan dilakukan oleh Koordinator PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Sulawesi
Tenggara, Bapak Nurhamzah dan terasa istimewa karena di hadiri oleh Bapak
Hadian, Spesialis Kelembagaan NMC. Korprov
yang dalam sambutannya menyampaikan perlunya kesadaran PL UPK dalam menjalankan
tugasnya ditengah banyaknya persoalan yang muncul guna mengantisipasi berbagai
macam perubahan. Ketidakjelasan dana BLM
dan DOK pada Tahun Anggaran 2015 kata Korprov, menjadi salah satu tantangan,
ditambah lagi dengan tren tunggakan yang meningkat ikut menyumbang persoalan
yang akan dihadapi. Namun semua itu bisa
dihadapi oleh PL UPK dan FPPU apabila adanya komitmen yang teguh untuk
memberikan yang terbaik buat masyarakat, lagi-lagi kata korprov. Bapak Nasruddin sebagai spesialis training
RMC VI Sultra terus mengawal proses pelatihan ini dan selalu memandu para
narasumber yang terdiri dari Refli P. Kande (Faskeu Konsel), Ahmady Wardus
(FPPU Kolaka Timur), Muh. Syawal Saranani (FPPU Kolaka), Imelda Waeka (FPPU
Buton), Amiruddin Majid (FPPU Konawe) dan Musdamin (FPPU Konawe Selatan).

0 komentar:
Posting Komentar